Good Bye . . .


SMPN 1 Sidoarjo, sekolah RSBI ini adalah tempat menuntut ilmu untukku sekarang. Aku mendaftar di sekolah ini pada tahun 2008. Pada saat itu, aku mendaftar melalui jalur SBI. Jika masuk di situ, pelajaran MIPA akan menggunakan bahasa Inggris. Akhirnya pun aku diterima di kelas itu. Perjuangan yang keras pun tidak luput dari faktor keberhasilanku saat itu.

Aku pun bertemu dengan teman-teman baru di kelas itu. Saat itu, aku masuk di kelas 7-1. Ada 3 teman yang 1 sekolah denganku, dia bernama Janitra Rochwidi Santyasa, Sulthan Hakim, Zulkifli Adam (bla bla bla). Mereka semua temanku yang berada di kelas 7-1 pada baik-baik. Aku mulai nyaman di kelas itu.

Waktu demi waktu kulalui bersama teman-teman satu kelasku. Aku pun merasa tidak akan berpisah kelas dari mereka semua.

Pada suatu hari, dikabarkan akan diadakan kelas Akselerasi. Maksudnya adalah kelas percepatan, tingkat SMP diselesaikan hanya dalam waktu 2 tahun. Betapa besarnya keinginanku untuk masuk ke kelas itu. Untuk itu, aku mempersiapkan semuanya. Mulai dari memperkaya ilmu lagi lebih dalam, menjaga kesehatan fisik, dan juga mempersiapkan mental.

Semua murid dari SMP 1 mengikuti tes itu, dan juga ada tambahan dari SMP 5 dan SMP 2. Bukankah itu persaingan yang sangat sulit ? Tes terdiri dari Psikotes, Akademik dan juga wawancara. Namun, semua tes itu hanya untuk memilih 24 anak saja untuk duduk di kursi kelas Akselerasi. Pasti anda bisa membanyangkan kan betapa beratnya tes itu.

Dan …. Alhamdulillah, aku diterima di kelas Akselerasi. Dan otomatis, aku pun harus berpisah kelas dengan teman-teman 1 kelasku. Betapa beratnya harus meniggalkan mereka. Tapi, ini adalah konsekuensi dari Akselerasi.

Pertama-tama, matrikulasi untuk pengenalan bahasa dan lain-lain pun harus kami ikuti. Walaupun agak merepotkan, ya tak apalah. Yang penting siap untuk mengikuti kelas ini.

Semakin lama aku di kelas ini, semakin cepat aku kehilangan teman. Aku tak tahu kenapa alasannya, karena mereka pergi tanpa alasan yang jelas. Ada yang bilang kami sombong dan bla bla bla. Ya mungkin kami tidak meluangkan waktu bersama mereka, sehingga mengatakan kami sombong. Tak tahu lagi lah, aku jadi bingung dengan mereka. Sebaiknya aku tidak mengingat-ingat masalah ini lagi. Karena akan menambah penderitaan saja.

Detik demi detik aku lalui, tak terasa kami akan meninggalkan sekolah tercinta ini. 1 bulan adalah sisa waktu kami di SMPN 1 Sidoarjo tersisa untuk menuntut ilmu bagi kami. Mungkin kami tidak akan dikenang oleh sekolah. Tapi kami tidak akan melupakan sekolah yang telah berjasa ini.

Dan juga, kami ingin mengatakan terima kasih atas semua jasa bapak dan ibu guru.

C-Ya, my school . . .

2 thoughts on “Good Bye . . .

  1. sp ynt bilang kalian ngga akan dikenang ?
    klian it ngga akan dilupain lah .
    kalian itu murid akselerasi yng paling pertama , mesti.na klian bangga dong ..
    inget , walaupun kalian dilupain yng laen , kalian itu pengalaman guru ..
    so , don’t be sad๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s